2.500 Takjil Dibagikan, UNESA Sambut Ramadhan dengan Keakraban dan Musik di Depan Gerbang Kampus
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Suasana berbeda terasa di depan Gerbang Kampus UNESA 2 Lidah Wetan, Sabtu (21/2/2026) sore. Bukan sekadar lalu lalang mahasiswa dan dosen yang pulang kuliah, tetapi antrean panjang masyarakat dari berbagai kalangan terlihat tertib mengular. Mereka menanti agenda tahunan yang selalu dinanti yaitu Buka Bersama dan Bagi Takjil Ramadhan 2026 yang digelar Universitas Negeri Surabaya.
Dimulai sejak 21 Februari hingga 14 Maret 2026, UNESA menyiapkan 2.500 porsi takjil setiap harinya untuk dibagikan kepada pengunjung. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, sebagai antisipasi tingginya antusiasme yang tidak hanya datang dari sivitas akademika, tetapi juga masyarakat umum di sekitar kampus.
Tak sekadar membagikan makanan, UNESA menyulap area depan gerbang menjadi ruang kebersamaan yang hangat. Sambil menanti waktu berbuka, pengunjung dihibur dengan penampilan live musik dari mahasiswa dan komunitas. Suasana semakin semarak ketika para pengendara yang melintas ikut berhenti, bergabung dalam antrean, atau sekadar menikmati alunan lagu-lagu religi dan pop.
Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya dan Usaha UNESA, Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd., yang hadir langsung di lokasi, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial.
"Ini adalah bentuk keakraban antara UNESA dengan masyarakat sekitar dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kami ingin kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang berbagi dan bersilaturahmi. Melihat antusiasme yang luar biasa hari pertama, kami bersyukur dan siap menambah porsi jika diperlukan," ujar Prof. Bachtiar di sela-sela pembagian takjil.
Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana takjil habis dalam waktu singkat, UNESA tahun ini melakukan antisipasi matang. Selain menyiapkan 2.500 porsi utama, panitia juga menyediakan porsi cadangan yang siap didistribusikan jika pengunjung membeludak.
Pantauan di lapangan, antrean mulai terbentuk sejak pukul 16.30 WIB. Tak hanya mahasiswa dan dosen, warga sekitar Kecamatan Lakarsantri dan bahkan pengendara dari luar daerah ikut berhenti untuk mendapatkan takjil. Variasi menu yang disediakan pun beragam, mulai dari kolak, kurma, gorengan, hingga makanan berat ringan, semuanya dikemas dengan rapi dan higienis.
Salah seorang pengunjung, Ima, mengaku baru pertama kali mengikuti agenda bagi takjil di UNESA. Meski harus antre, ia merasa senang dengan konsep yang diusung.
"Ini pertama kalinya saya datang. Saya pikir cuma ambil makanan terus pulang, ternyata ada live musik juga, suasananya ramai tapi tertib. Konsepnya bagus, bikin betah. Terbayar sudah rasa penasaran saya," ujar Ima dengan senyum sumringah.
Ia berharap agenda seperti ini terus berlanjut dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang. "Harapan saya, acaranya lancar sampai akhir dan bisa membawa kegembiraan buat banyak orang. Ini bukan cuma soal makan gratis, tapi soal kebersamaan," tambahnya.
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi UNESA untuk menunjukkan bahwa kampus adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Dengan membuka gerbang dan menyediakan ribuan porsi takjil, UNESA tidak hanya memberi makanan, tetapi juga membangun jembatan emosional dengan warga sekitar.
Selama 22 hari ke depan, UNESA akan terus membagikan takjil setiap sore. Panitia mengimbau masyarakat untuk tetap tertib, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan waktu menanti buka dengan kegiatan positif di area kampus.
Bagi warga Surabaya dan sekitarnya yang ingin merasakan pengalaman buka puasa yang berbeda, datanglah ke Gerbang Kampus UNESA 2 Lidah Wetan. Di sana, takjil lezat, musik meriah, dan senyum hangat dari keluarga besar UNESA telah menanti.
***
#BukaBersama #BagiTakjil #Ramadhan #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: