5.000 Takjil dan 250 Santunan Anak Yatim, UNESA 5 Magetan Hadirkan Ramadan Berbagi untuk Warga
Kecemedia.unesa.ac.id, Magetan - Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial begitu terasa di Kampus UNESA 5 Magetan. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui kampusnya di Magetan menggelar kegiatan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama yang melibatkan seluruh civitas akademika dan masyarakat sekitar, pada pekan pertama Maret 2026.
Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah dan menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi antara kampus dan warga Kabupaten Magetan. Tak kurang dari 5.000 porsi menu berbuka dan 5.000 takjil gratis disiapkan oleh UNESA 5 Magetan untuk dibagikan kepada masyarakat yang hadir.
Acara yang digelar di area Kampus UNESA 5 Magetan ini turut dihadiri oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, serta Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., yang akrab disapa Cak Hasan. Kehadiran kedua pemimpin ini menjadi simbol eratnya hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat.
Bupati Nanik Endang Rusminiarti mengapresiasi inisiatif UNESA 5 Magetan yang secara konsisten menghadirkan kegiatan sosial di bulan Ramadan.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada UNESA 5 Magetan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan memperkuat rasa persaudaraan. Kampus tidak boleh eksklusif, harus hadir di tengah masyarakat. Dan hari ini UNESA membuktikan itu," ujar Bupati Nanik.
Rektor UNESA, Cak Hasan, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen UNESA untuk terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, khususnya di wilayah Magetan yang menjadi salah satu basis pengembangan kampus.
"UNESA 5 Magetan adalah rumah kita bersama. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kampus di sini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa dan dosen, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Magetan. Berbagi di bulan Ramadan adalah cara kita merawat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial," tegas Cak Hasan.
Rangkaian acara tidak hanya berhenti pada pembagian takjil dan buka bersama. Momen yang lebih mengharukan hadir saat penyerahan santunan kepada 250 anak yatim dari berbagai yayasan di wilayah Kabupaten Magetan.
Anak-anak yatim tersebut diundang langsung ke kampus, duduk bersama civitas akademika, dan menerima santunan dengan wajah ceria. Momen ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk pikuk aktivitas kampus, ada tanggung jawab moral untuk selalu peduli kepada mereka yang membutuhkan.
Yuli, Salah seorang pengasuh yayasan panti asuhan mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan UNESA. "Kami sangat bersyukur. Anak-anak kami tidak hanya diberi santunan, tapi juga diajak makan bersama, merasa dihargai. Ini pengalaman yang luar biasa bagi mereka," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Suasana Ramadan di Kampus UNESA 5 Magetan semakin semarak dengan hadirnya berbagai booth yang dikelola oleh mahasiswa dan masyarakat. Booth-booth tersebut tidak hanya menjajakan kuliner khas Ramadan, tetapi juga menjadi sarana untuk:
Memperkenalkan program studi yang ada di UNESA 5 Magetan kepada masyarakat.
Menampilkan kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai bentuk ekspresi kreativitas mahasiswa.
Mempromosikan potensi kewirausahaan yang dikembangkan oleh mahasiswa dan warga sekitar.
Para pengunjung dapat berkeliling, mencicipi aneka takjil, serta berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan dosen. Suasana kekeluargaan begitu terasa, menunjukkan bahwa kampus dan masyarakat bisa berbaur tanpa sekat.
Antusiasme mahasiswa dalam mensukseskan acara ini patut diacungi jempol. Mereka bahu-membahu menyiapkan takjil, mengatur booth, hingga melayani masyarakat yang datang. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pembelajaran berharga tentang kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah seorang mahasiswa UNESA 5 Magetan, Rini, mengungkapkan kegembiraannya. "Senang sekali bisa terlibat langsung. Kami belajar bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga harus peka terhadap lingkungan. Ramadan tahun ini jadi lebih bermakna," ujarnya.
Sementara itu, warga sekitar yang datang berbondong-bondong mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus digelar setiap tahun. "Setiap tahun kami tunggu. UNESA 5 Magetan sudah seperti keluarga sendiri. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan semakin besar," ungkap seorang warga yang antusias mengantre takjil.
Kegiatan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama di UNESA 5 Magetan ini menjadi bukti bahwa kampus tidak boleh menjadi menara gading yang jauh dari masyarakat. Sebaliknya, kampus harus hadir sebagai ruang ketiga setelah rumah dan tempat kerja yang mampu menjembatani berbagai elemen masyarakat.
Melalui momentum Ramadan, UNESA 5 Magetan berhasil menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi yang tumbuh dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti di bulan suci, tetapi terus menginspirasi dalam keseharian.
***
#KampusUNESA5 #Magetan #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: