Dharma Wanita UNESA Santuni 1.000 Anak Yatim dari 28 Panti, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Ramadan
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Lobby Rektorat Kampus UNESA 2 Lidah Wetan pada Kamis (12/3/2026). Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Surabaya menggelar acara santunan kepada 1.000 anak yatim dari 28 panti asuhan, pondok pesantren, TPQ, dan yayasan sosial di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi di bulan Ramadan ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Ribuan anak-anak yatim dengan pakaian rapi tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dirancang khusus untuk membahagiakan mereka di bulan suci.
Ketua Pelaksana, Ibu Ismy Latifaty Bachtiar Syaiful B., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Dharma Wanita Persatuan UNESA terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan moral dan material.
"Kami sengaja mengundang 1.000 anak yatim dari 28 panti asuhan, pondok pesantren, TPQ, dan yayasan. Ini adalah wujud nyata kepedulian UNESA dalam memberikan dukungan moral dan material kepada anak-anak yatim di bulan penuh berkah. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada banyak pihak yang peduli dan menyayangi mereka," ujar Ibu Ismy dengan penuh haru.
Ia menambahkan bahwa persiapan acara ini dilakukan jauh-jauh hari, melibatkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan UNESA yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan mulia ini.
Rangkaian acara tidak hanya berhenti pada pembagian santunan. Untuk menambah keberkahan, panitia menghadirkan dua tokoh agama yang memberikan siraman rohani kepada seluruh hadirin.
KH. Ali Mansur dari Pondok Pesantren Miftahurrohman Gresik menyampaikan ceramah yang menyentuh hati, mengajak semua yang hadir untuk merenungkan makna berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati bukan terletak pada apa yang kita terima, tetapi pada apa yang bisa kita berikan kepada sesama.
"Anak-anak yatim adalah orang-orang mulia di sisi Allah. Rasulullah sendiri adalah yatim sejak kecil. Maka, menyantuni mereka berarti kita sedang mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani akhlak Rasulullah," ujar KH. Ali Mansur.
Setelah ceramah, acara dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Syailendra dari Panti Asuhan Al-Hasan. Suara lantunan doa yang khusyuk menggema di seluruh area lobby rektorat, menciptakan atmosfer spiritual yang begitu kuat. Ribuan tangan terangkat, memohon keberkahan untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara.
Ketua Dharma Wanita Persatuan UNESA, Hj. Endah Purnomowati Nurhasan, mengungkapkan bahwa kegiatan santunan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen organisasi untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan universitas.
"Kami berharap santunan ini mampu menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan universitas. Ini bukan hanya tentang uang atau barang, tetapi tentang kebersamaan dan rasa cinta kepada sesama. Kami ingin anak-anak yatim ini merasa dihargai, dicintai, dan tidak pernah merasa sendiri," ujar Hj. Endah dengan penuh kehangatan.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan partisipasi aktif para anggota Dharma Wanita Persatuan UNESA yang telah berkontribusi, baik secara materi maupun tenaga, untuk mensukseskan acara ini.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh pimpinan dan anggota Dharma Wanita Persatuan UNESA kepada perwakilan panti asuhan serta yayasan yang hadir. Satu per satu perwakilan panti dipanggil ke atas panggung, menerima amplop santunan dengan wajah berseri-seri.
Kegiatan santunan 1.000 anak yatim ini menjadi bukti nyata bahwa UNESA tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dharma Wanita Persatuan UNESA telah menunjukkan bahwa peran organisasi wanita tidak hanya terbatas pada urusan rumah tangga, tetapi juga mampu bergerak aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan yang berdampak luas.
***
#santunan1000yatim #DWPUNESA #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: