Ngaji Braille dan Bahasa Isyarat di UNESA: Ramadan Jadi Momentum Tegaskan Kampus Inklusif
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk menegaskan jati dirinya sebagai kampus inklusif. Melalui kolaborasi yang melibatkan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peduli Disabilitas, Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI), dan Komunitas Tuli UNESA (KOTUNESA), UNESA menggelar kegiatan "GEMAR: Gema Ramadan" yang salah satu rangkaian utamanya adalah "Ngaji Bareng" menggunakan Al-Qur'an Braille dan bahasa isyarat.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung UNESA Science Center (USC), Kampus UNESA 2 Lidah Wetan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan sensorik bukanlah penghalang untuk menyelami firman Tuhan. Puluhan mahasiswa, baik penyandang disabilitas maupun relawan, memadati ruangan dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.
Suasana haru dan khusyuk begitu terasa saat memasuki ruangan. Di satu sisi, mahasiswa tunanetra tampak tekun meraba titik-titik timbul pada halaman-halaman Al-Qur'an Braille. Jari-jari mereka bergerak pelan namun pasti, menyusuri setiap ayat yang dibacakan. Di sisi lain, mahasiswa tuli dengan penuh konsentrasi menggerakkan jemari tangan dalam gerakan-gerakan yang indah, membaca huruf hijaiyah melalui bahasa isyarat.
Tidak ada kata terlambat, tidak ada kata sulit. Dengan mengandalkan ketelitian indera lainnya, mereka membuktikan bahwa semangat belajar itu tanpa batas. Bersama lingkungan kampus yang mendukung, mereka bisa lebih mengenal Tuhannya.
Ketua Relawan Disabilitas, Siti Nurfadilah, menjelaskan bahwa kegiatan ini meskipun mengalami kendala dalam berkomunikasi namun tidak mengurangi semangat membaca Al-Qur’an kami.
Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas UNESA menjadi motor penggerak dalam kegiatan ini. Sebagai pusat kajian dan pengembangan yang fokus pada isu-isu disabilitas, PUI Disabilitas terus berupaya menciptakan lingkungan kampus yang setara dan ramah bagi semua mahasiswa.
Kepala PUI Disabilitas UNESA, Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah bagian dari upaya untuk menghapus stigma bahwa disabilitas adalah halangan.
"Ini bukan sekadar acara keagamaan. Ini adalah gerakan kesadaran. Kami ingin mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika melihat bahwa teman-teman disabilitas memiliki potensi yang luar biasa. Mereka bisa melakukan apa pun, termasuk membaca Al-Qur'an dan beribadah dengan cara mereka sendiri. Tugas kita adalah menyediakan fasilitas dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Karena sejatinya, setiap insan diciptakan dengan keistimewaan dan keragaman masing-masing," ujarnya.
Kehadiran Komunitas Tuli UNESA (KOTUNESA) dalam kegiatan ini menambah warna tersendiri. Para mahasiswa tuli dengan penuh percaya diri memimpin doa dan pembacaan ayat suci menggunakan bahasa isyarat. Gerakan tangan yang indah dan ekspresif menjadi pengingat bahwa komunikasi tidak selalu harus melalui suara.
Kegiatan Ngaji Bareng dengan Al-Qur'an Braille dan bahasa isyarat ini menjadi bukti bahwa inklusivitas di UNESA bukan sekadar wacana. Ia adalah aksi nyata yang diwujudkan dalam program-program konkret yang melibatkan seluruh elemen kampus.
UNESA telah menunjukkan bahwa kampus yang unggul bukan hanya yang memiliki fasilitas mewah atau peringkat internasional tinggi. Lebih dari itu, kampus yang unggul adalah kampus yang mampu merangkul semua perbedaan, yang tidak meninggalkan satu pun warganya, dan yang menciptakan ruang bagi semua orang untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi masing-masing.
Bulan Ramadan, dengan segala berkahnya, menjadi momentum yang tepat untuk menegaskan jati diri UNESA sebagai kampus inklusif. Di bulan yang penuh ampunan ini, semua orang diajak untuk lebih peduli, lebih berbagi, dan lebih menghargai sesama.
Kegiatan GEMAR dan Ngaji Bareng ini diharapkan tidak hanya berhenti di Ramadan, tetapi dapat terus berlanjut sepanjang tahun. Karena inklusivitas bukan hanya tentang momen, tetapi tentang komitmen jangka panjang.
***
#ngaji #Al-Qur’an #GEMAR #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: