UNESA Gandeng Google dan REFO Indonesia, Latih 1.522 Dosen dan Tendik dalam Program Sertifikasi Gemini Academy
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi membuka program pelatihan dan sertifikasi Gemini Academy pada 27 Juli 2026, yang digelar serentak di Auditorium Lantai 11 Gedung Rektorat Kampus UNESA 2 Lidah Wetan. Program yang berlangsung hingga 29 Juli 2026 ini diikuti oleh 1.522 peserta yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UNESA, dalam upaya kolaborasi bersama Google for Education dan REFO Indonesia.
Pembukaan acara dilakukan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya dan Usaha UNESA, Bachtiar Syaiful Bachri. Momen ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNESA dan Founder sekaligus Managing Director REFO Indonesia, Pepita Gunawan.
Selama tiga hari, pelatihan berlangsung di empat lokasi berbeda di Kampus UNESA 2 Lidah Wetan, yakni Auditorium Lantai 11, Ruang Home Theater Lantai 1, Training Center Lantai 4, serta Ruang Rapat Lantai 6. Program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) generatif, khususnya Google Gemini dan NotebookLM, untuk mempercepat riset ilmiah serta menyederhanakan administrasi kampus.
Setelah menjalani pembekalan materi, para peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memastikan seluruh peserta mengantongi sertifikasi internasional Gemini Certified Faculty. Sertifikasi ini mengakui kemampuan seseorang untuk mengartikulasikan dan mendemonstrasikan pengetahuan dasar tentang konsep AI generatif serta fitur dan kemampuan inti Gemini dalam konteks pendidikan. Sertifikasi yang dikeluarkan oleh Google for Education ini berlaku selama tiga tahun.
Wakil Rektor II UNESA, Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd., menegaskan bahwa penguasaan AI saat ini menjadi kompetensi wajib bagi civitas akademika dalam menghadapi transformasi pendidikan tinggi. Namun, ia mengingatkan bahwa esensi penalaran dan nurani manusia tetap menjadi kemudi utama. "AI berkembang sangat cepat, tetapi tidak akan pernah menggantikan fungsi penalaran dan kreativitas manusia. Poin terpentingnya adalah bagaimana teknologi ini mampu kita kendalikan secara tepat, kreatif, dan bertanggung jawab untuk mendukung tata kelola lembaga serta pengembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) UNESA, Mohamad Sulton Arifin, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen institusi dalam standardisasi keahlian digital pegawai. Ke depan, program serupa akan diperluas bagi mahasiswa agar seluruh ekosistem kampus memiliki kefasihan teknologi yang setara.
Sementara itu, Founder dan Managing Director REFO Indonesia, Pepita Gunawan, merinci bahwa pemanfaatan Gemini difokuskan untuk membantu dosen menyusun bahan ajar yang interaktif dan meningkatkan kualitas proposal hibah riset. Bagi tendik, sistem tata kelola kampus didorong agar semakin ramping, transparan, dan memiliki tata pamong (governance) yang lebih kuat.
Dampak praktis pelatihan ini dirasakan langsung oleh Kharizha Krishnandya, dosen Ilmu Hukum Kampus UNESA 5 Magetan. Ia berencana langsung mengimplementasikan hasil pelatihan untuk merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis studi kasus, serta memperkuat penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) mahasiswa.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya pemanfaatan AI secara produktif, etis, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan upaya UNESA untuk meningkatkan literasi digital, efisiensi kerja, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung pembelajaran, riset, dan layanan tata kelola administrasi di perguruan tinggi.
Dengan adanya program ini, UNESA berharap dapat menciptakan ekosistem kampus yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat daya saing dosen dan tenaga kependidikan di era digital.
***
#UNESA #GeminiAcademy #KecerdasanBuatan #SertifikasiDosen #GoogleForEducation #REFOIndonesia #TransformasiDigital #PendidikanTinggi #AI #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: