UNESA Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Evaluasi Prodi dan Penguatan Kolaborasi Pendidikan
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada 1 Mei di Aula O5 Lantai 3 Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Upacara ini melibatkan sivitas akademika Fakultas Vokasi sebagai petugas dan dihadiri jajaran pimpinan selingkung kampus.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan merata. Dalam amanat upacara, ditekankan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi merupakan kunci utama dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas.
Upacara tersebut juga menyoroti dinamika kebijakan pendidikan tinggi, khususnya terkait isu penutupan program studi yang dinilai kurang terserap oleh industri. Dalam rangkaian kegiatan, disampaikan bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji ulang secara komprehensif agar tidak menghambat potensi pengembangan keilmuan serta kualitas sumber daya manusia.
Usai pelaksanaan upacara, Dekan Fakultas Vokasi, Suprapto, dalam wawancara menegaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini menempatkan pendidikan sebagai hak seluruh kalangan tanpa terkecuali. Ia menyampaikan bahwa pendidikan vokasi kini telah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mengembangkan diri menjadi tenaga terampil. Upaya edukasi yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir juga dinilai memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan vokasi.
Lebih lanjut, Suprapto menekankan bahwa pendidikan harus memiliki roadmap yang jelas serta melibatkan seluruh pihak secara terarah. Ia menanggapi isu penutupan program studi yang berkembang belakangan ini dengan menegaskan bahwa program studi yang dianggap kurang relevan tidak seharusnya langsung ditutup. Menurutnya, langkah yang lebih tepat adalah meningkatkan kualitas program studi tersebut agar tetap mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pencetakan tenaga kerja, tetapi juga pada pembentukan ilmuwan yang tangguh. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi hal yang krusial untuk memastikan pendidikan di Indonesia mampu menjawab tantangan global sekaligus tetap inklusif.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, UNESA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing melalui penguatan kolaborasi serta transformasi berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antar seluruh elemen, pendidikan diharapkan benar-benar menjadi tanggung jawab bersama dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
***
#HariPendidikanNasional #Hardiknas2026 #PendidikanIndonesia #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Penulis: Mochammad Dwiki Ramadhani
Share It On: