UNESA Jadi Tuan Rumah Apel Hari Pramuka ke-65 Kwarda Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Kiprah Pramuka dan Beasiswa Unggulan
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya – Suasana khidmat dan semarak menyelimuti Lapangan Rektorat Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) 2 Lidah Wetan pada Rabu malam, 2 September 2026. Ribuan anggota Pramuka dari berbagai kwartir cabang se-Jawa Timur memadati lokasi untuk mengikuti Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang digelar oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Apel yang digelar di kampus UNESA ini menjadi simbol kuat sinergi antara perguruan tinggi dan Gerakan Pramuka. Pemilihan UNESA sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Ketua Kwarda Pramuka Jatim, H.M. Arum Sabil, menyatakan bahwa hal ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan nyata yang selama ini diberikan UNESA terhadap perkembangan Gerakan Pramuka, khususnya melalui penyediaan jalur penerimaan mahasiswa baru bagi anggota Pramuka berprestasi.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Kwarda Jatim Arum Sabil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan peran strategis Pramuka sebagai garda terdepan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini sejalan dengan program unggulan yang telah dijalankan Pramuka Jatim, yakni tidak hanya memproduksi bahan pangan untuk konsumsi, tetapi juga berhasil mengembangkan benih-benih unggul, salah satunya jagung berlabel KIP (Kolaborasi Inovasi Polri).
Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya peran Pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan zaman. “Tri Satya dan Dasa Darma harus tetap menjadi fondasi dalam menghadapi perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan dunia kerja hingga persaingan global,” ujarnya.
Momentum apel ini juga dimanfaatkan oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, atau yang akrab disapa Cak Hasan, untuk mengumumkan komitmen besar kampusnya. UNESA menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi anggota dan pembina Pramuka yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, mencakup jenjang pendidikan Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
“Jadi, skema ini adalah skema untuk memberi apresiasi teman-teman Pramuka yang betul-betul mempunyai program untuk kepentingan masyarakat,” tegas Prof. Nurhasan. Ia menambahkan bahwa UNESA telah menyediakan kuota sebanyak 100 mahasiswa melalui jalur khusus Pramuka, dan secara keseluruhan UNESA menyediakan sekitar 7.000 kuota melalui berbagai jalur prestasi.
Prof. Nurhasan berharap langkah UNESA ini dapat menjadi pemantik bagi perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia untuk turut membuka jalur kepramukaan dan memberikan kesempatan pendidikan yang sama. "Negara kita besar. Unesa ini seperti pemantik, harapannya perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia juga ikut membuka jalur kepramukaan seperti di Unesa," pungkasnya.
Apel yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Pramuka Jatim ini berlangsung meriah dengan berbagai penampilan budaya dan seni. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan Reog Laskar Sawunggaling dari UNESA yang mengangkat kisah Klono Sewandono. Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh pembacaan puisi oleh Pramuka Siaga, aksi kemanusiaan Brigade Penolong Water Rescue dari Kwarcab Nganjuk, penampilan Marching band Gita Swara Nala dari SMAN Taruna Nala Jawa Timur, serta paduan suara Gita Pramawisesa dan penampilan dari UNESA Symphony Orchestra.
Puncak acara juga diwarnai dengan penyerahan berbagai penghargaan, di antaranya penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka, hadiah kejuaraan Festival Ketahanan Pramuka Produktif Kwarda Jawa Timur, serta lomba foto. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNESA juga menerima penghargaan khusus atas dukungannya terhadap jalur prestasi Pramuka beasiswa 8 semester.
***
#HariPramuka65 #Pramuka65 #ApelPramukaJatim #KwardaJatim #PramukaJatim #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: