UNESA dan KPID Jawa Timur Jalin Sinergi Strategis, Siap Cetak SDM Unggul di Era Digital Broadcasting
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dan lembaga negara. Kali ini, melalui audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur, UNESA siap mengambil peran aktif dalam menjawab tantangan dunia penyiaran yang semakin dinamis di era digital.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 8 Gedung Rektorat UNESA, Kampus Lidah Wetan, pada Selasa, 10 Februari 2026 ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Si., M.Si. Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Humas, Direktur Branding, Marketing, dan Media (DBMM), serta para koordinator program studi yang relevan dengan bidang media dan penyiaran.
Dalam sambutannya, Prof. Dwi Cahyo Kartiko menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar administrasi, melainkan bentuk keseriusan UNESA dalam berkontribusi pada ekosistem penyiaran nasional, khususnya di Jawa Timur.
“UNESA siap mengambil peran strategis sebagai mitra akademis dalam mendukung pengawasan dan literasi penyiaran. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi melahirkan sumber daya manusia yang kritis, adaptif, dan berintegritas di tengah arus informasi digital yang sangat deras,” ujar Prof. Cahyo.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi UNESA tidak hanya sebagai institusi pendidikan yang mencetak lulusan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang turut serta menjaga kualitas dan etika penyiaran di Indonesia.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNESA dan KPID Jawa Timur. Kesepakatan ini dirancang untuk memperkuat sinergi di tiga bidang utama:
Pendidikan: Pengembangan kurikulum dan materi pembelajaran yang relevan dengan dinamika industri penyiaran.
Penelitian: Kolaborasi riset terkait konten siaran, literasi media, hingga pengaruh media digital terhadap masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa: Peluang magang, praktik kerja lapangan, dan program pengabdian masyarakat berbasis penyiaran.
Kerja sama ini memberikan angin segar khususnya bagi mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, Teknologi Pendidikan, dan Desain Komunikasi Visual yang selama ini bergelut dengan dunia konten dan media.
Ketua KPID Jawa Timur, Royin Fauziana, S.Sos., M.Si. , yang hadir langsung dalam audiensi ini, menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis yang tidak bisa ditawar.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UNESA menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan pengawasan penyiaran yang semakin kompleks di era digital. Konten tidak lagi hanya datang dari televisi dan radio, tetapi dari platform digital yang tumbuh sangat cepat. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Di sinilah peran akademisi untuk membantu riset, memberikan masukan kebijakan, dan tentunya mencetak generasi muda yang melek media,” papar Royin.
Ia menambahkan bahwa era digital telah mengaburkan batas antara penyiaran konvensional dan media baru. Hal ini menuntut pola pengawasan yang lebih adaptif, berbasis data, dan melibatkan banyak pemangku kepentingan.
Baik UNESA maupun KPID Jawa Timur sepakat bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada seremoni penandatanganan. Kedua belah pihak berkomitmen untuk segera merealisasikan program-program konkret dalam waktu dekat.
Beberapa rencana aksi yang telah mengemuka antara lain:
Pelatihan dan Sertifikasi Penyiar bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Forum Diskusi Publik dan Seminar bertema etika penyiaran, literasi digital, dan perlindungan anak dari konten negatif.
Riset Kolaboratif untuk memetakan kualitas siaran di Jawa Timur serta efektivitas literasi media.
Penguatan KPID Goes to Campus sebagai sarana edukasi langsung kepada mahasiswa.
“Kami berharap kerjasama yang terjalin tidak hanya menjadi seremoni, namun mampu melahirkan program nyata yang memberikan dampak bagi dunia penyiaran serta masyarakat luas. UNESA siap menjadi garda depan dalam mencetak insan penyiaran yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga bermoral dan beretika,” tutup Prof. Cahyo.
Kolaborasi UNESA dan KPID Jawa Timur ini datang pada momen yang tepat. Di tengah gempuran konten digital yang sering kali abai pada etika dan akurasi, kehadiran sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki integritas menjadi kebutuhan mutlak.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, UNESA dan KPID Jawa Timur telah membuka pintu lebar bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dalam dunia penyiaran. Jika direalisasikan dengan konsisten, sinergi ini tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kualitas siaran di Jawa Timur, tetapi juga dapat menjadi model kolaborasi bagi daerah lain di Indonesia.
Dunia penyiaran Indonesia sedang berubah cepat. Dan hari ini, UNESA bersama KPID Jawa Timur memilih untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pemain aktif yang ikut menentukan arah perubahan itu.
***
#KPID #DBMM #Penyiaran #konten #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2026 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: