FEB UNESA dan UNJ Kolaborasi Riset Blue Economy, Dukung UMKM Pesisir dan Transformasi Digital
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya – Sebagai wujud nyata kontribusi terhadap Asta Cita Indonesia Emas 2045, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar penelitian bertajuk “Pengembangan Teori UTAUT terhadap Innovative Work Behavior UMKM Kawasan Blue Economy Mencapai Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Riset ini berfokus pada penguatan UMKM pesisir berbasis ekonomi biru sekaligus mendukung transformasi digital.
Dipimpin oleh Dr. Farij Ibadil Maula, S.Pd., M.Pd., penelitian ini melibatkan sejumlah akademisi unggul, diantaranya Dr. Raya Sulistyowati, S.Pd., M.Pd., Brillian Rosy, S.Pd., M.Pd., Angga Martha Mahendra, M.Pd., dan Dr. Eva Mufidah, S.AB., MM. Kolaborasi ini turut menggandeng Rizka Zakiah, S.Pd., M.Pd. dari UNJ serta Prisilia Joyceline Atmojo, mahasiswa FEB UNESA. Kolaborasi ini menjangkau pelaku UMKM pesisir di Lamongan, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi, dengan fokus pada sektor kerajinan bahan laut, olahan pangan laut, serta usaha pariwisata pesisir.
Farij menjelaskan, penelitian ini lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya adopsi teknologi digital di kalangan UMKM pesisir. “Transformasi digital bukan sekadar kebutuhan, tapi keniscayaan untuk bertahan dan berkembang di era ekonomi biru. Ketika teknologi dipahami dan didukung lingkungan kerja yang suportif, inovasi akan tumbuh signifikan,” ungkapnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kemudahan teknologi digital berpengaruh besar terhadap perilaku inovatif pelaku UMKM. Dukungan lingkungan kerja yang kolaboratif serta pembelajaran bisnis yang berkelanjutan terbukti menjadi faktor kunci dalam mendorong kreativitas dan adaptasi teknologi.
“Di Banyuwangi, Lamongan, dan Situbondo, banyak pelaku UMKM mulai memanfaatkan marketplace, TikTok Shop, dan katalog digital untuk memperluas pasar.” jelas Raya Sulistyowati
“Sementara di Pasuruan dan Probolinggo, inovasi seperti kopi biji mangrove dan olahan laut berkelanjutan menunjukkan kreativitas lokal yang luar biasa,” papar Brillian Rosy.
Luaran penelitian ini mencakup artikel ilmiah internasional bereputasi Scopus, video dokumentasi, dan poster yang telah terdaftar Hak Kekayaan Intelektual. Kolaborasi riset ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memperkuat daya saing UMKM pesisir menuju pembangunan berkelanjutan.
***
#RisetUNESA #BlueEconomy #UMKMPesisir #TransformasiDigital #EkonomiBiru #SDGs #KolaborasiRiset #FEBUNESA #CivitasAkademika #RumahParaJuara #2025 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Editor : Nando Pudjo
Share It On: