UNESA Wujudkan Kampus Berdampak Melalui Program Pendampingan UMKM dari Zero to Hero
Kecemedia.unesa.ac.id, Surabaya - Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali membuktikan komitmennya sebagai Kampus Para Juara yang Berdampak dengan melaksanakan Expo Bazar Kewirausahaan sekaligus penandatanganan kerja sama strategis antara FEB UNESA dengan Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ), UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur. Kegiatan berlangsung meriah di halaman parkir Gedung G9 FEB UNESA (21/5).
Program ini merupakan puncak dari rangkaian panjang inisiatif berbasis riset dan pengabdian masyarakat yang dimulai sejak Februari 2024. Mengusung tema “Implementasi Kerja Sama Berdampak dalam Program Pembelajaran Berbasis Project melalui Pendampingan UMKM dari Zero to Hero”, tim peneliti yang terdiri dari Dr. Siti Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd., Dr. Luqman Hakim, S.Pd., S.E., M.SA., Triesninda Pahlevi, S.Pd., M.Pd., Fitriana Rahmawati, M.Pd., dan Dr. Farij Ibadil Maula, S.Pd., M.Pd. telah melakukan riset berjudul “Pengembangan Model Pemberdayaan UKM Go Digital dalam Upaya Menumbuhkan Kapasitas Ekspor Mencapai Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”.
Selama lebih dari setahun, tim aktif menggelar diskusi, audiensi, focus group discussion (FGD), dan pelatihan intensif kepada para pelaku UMKM anggota APMMJ. Hasilnya bukan hanya riset akademik, tetapi juga karya nyata seperti Buku Modul Pelatihan Ekspor UMKM, artikel ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan strategi keberlanjutan usaha.
Pada Desember 2024, dilakukan monitoring dan evaluasi yang menghasilkan kesepakatan untuk membangun kerja sama berkelanjutan berbasis pembelajaran proyek (Project-Based Learning). Dalam skema ini, mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktik Kewirausahaan akan mendapat pembekalan teori dan strategi bisnis selama satu bulan, sebelum diterjunkan selama satu semester penuh untuk mendampingi pelaku UMKM mulai dari nol: membuat Nomor Induk Berusaha (NIB), label halal, personal branding, strategi digital marketing, manajemen bisnis berkelanjutan, hingga pendampingan menuju pasar internasional (export-ready).

Dokumentasi Penandatangan Kerja Sama Antara FEB UNESA dengan APMMJ
Puncaknya,
mahasiswa menggelar Expo Kewirausahaan sebagai ujian akhir, menampilkan
UMKM binaan yang berhasil naik kelas berkat pendampingan. Hasilnya nyata UMKM
bukan hanya bertumbuh, tetapi juga siap menembus pasar global.
Dalam sambutannya, Dekan FEB UNESA menyampaikan,
“Inilah bukti nyata bahwa kampus tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga menghadirkan solusi. Mahasiswa belajar langsung di lapangan, UMKM mendapat pendampingan strategis, dan riset kita bertransformasi menjadi manfaat yang dirasakan masyarakat.”
Ketua APMMJ, Bapak Brinto, menambahkan,
“Kolaborasi ini
mengubah wajah UMKM anggota kami. Dari yang awalnya belum punya izin usaha,
kini banyak yang sudah siap ekspor dan bisa ekspor. Ini langkah besar menuju
kemandirian ekonomi daerah.”
Dampak kegiatan ini sangat luas:
Pemanfaatan
Sains dan Teknologi untuk Solusi Sosio-Ekologis
Kegiatan ini mengintegrasikan hasil riset akademik dengan teknologi digital
terkini, seperti digital marketing tools, e-commerce platform,
dan sistem pengelolaan data usaha. Pendekatan ini tidak hanya memperluas
jangkauan pasar, tetapi juga mengajarkan UMKM untuk menerapkan strategi
produksi ramah lingkungan, efisiensi sumber daya, dan pengemasan yang
berkelanjutan. Hal ini menciptakan ekosistem usaha yang peduli terhadap
keberlanjutan lingkungan sekaligus mampu menjawab tantangan sosial di
masyarakat.
Peningkatan
Kesejahteraan melalui Hilirisasi Riset dan Kemitraan
Riset yang dilakukan tidak berhenti di meja akademik, tetapi dihilirisasikan
menjadi modul pelatihan, pendampingan langsung, dan strategi pengembangan
bisnis. Kemitraan dengan APMMJ dan Dinas Koperasi & UKM Jawa Timur
memungkinkan transfer ilmu dan keterampilan yang relevan, sehingga pelaku UMKM
dapat meningkatkan omset, memperluas pangsa pasar, dan menciptakan lapangan
kerja baru. Dampaknya langsung terasa pada peningkatan pendapatan keluarga
pelaku UMKM dan perputaran ekonomi lokal.
Valuasi Ekonomi yang Mendorong Pertumbuhan Usaha Melalui pendampingan intensif, UMKM mampu meningkatkan nilai ekonominya secara signifikan baik dari sisi aset usaha, jumlah pelanggan, maupun daya tawar di pasar. UMKM yang sebelumnya tidak terstruktur kini memiliki legalitas usaha (NIB, label halal), strategi branding, dan saluran pemasaran yang efektif, sehingga valuasi bisnis meningkat dan lebih menarik bagi investor maupun mitra dagang internasional.
Peningkatan Kapabilitas SDM UMKM secara Sistematis Pendampingan berbasis Project-Based Learning membekali pelaku UMKM dengan keterampilan manajerial, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan strategi ekspor. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap mulai dari pembekalan teori, praktik lapangan, hingga evaluasi hasil pendampingan. Hal ini memastikan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu mengaplikasikan dan mengembangkannya secara mandiri di masa depan.
Ke depan, UNESA dan APMMJ berkomitmen melanjutkan pendampingan hingga UMKM binaan siap menembus pasar internasional, menjadikan kerja sama ini sebagai model sinergi kampus dan industri yang benar-benar berdampak.
***
#FEB #kampusberdampak #SivitasAkademika #RumahParaJuara #2025 #WorldClassUniversity #UNESASatulangkahdidepan #BersamaBisaBekerjaSama #IndonesiaEmas2045 #UnityinDiversity
Share It On: